PJejak Pulau Abum
Beranda › Tentang Kami

Tentang Kami

Pulau Abum terletak di perbatasan utara Provinsi Kepulauan Riau, bagian dari Kecamatan Siantan, Kabupaten Natuna. Akses utama dari Tanjung Pinang atau Batam menggunakan kapal pelni atau speedboat ke Pulau Tarempa, dilanjutkan perahu kecil 2-3 jam tergantung cuaca. Penduduk sekitar 800 jiwa tersebar di dua dusun utama: Abum Barat dan Abum Timur, mayoritas bekerja sebagai nelayan tangkap ikan demersal dan mengelola tambak garam tradisional. Pantai Pasir Putih di sisi timur menjadi tempat pendaratan ikan harian, sementara tebing karst di barat menawarkan pemandangan matahari terbenam yang jarang disaksikan wisatawan.

Budaya Abum kental nuansa Melayu-Anambas dengan tradisi "Bajak Laut" — upacara syukur panen laut setiap bulan Syawal, diiringi musik gambus dan tari zapin khas pulau. Kuliner khas seperti ikan asam pedas daun kemangi, gulai kepala ikan tenggiri, dan kerupuk ikan terbuat dari ikan tenggiri segar yang diolah ibu-ibu nelayan. Rumah panggung kayu dengan atap rumbia masih mendominasi lanskap permukiman, banyak yang sudah berusia puluhan tahun. Masjid Al-Mukarramah di tengah pulau menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial, dibangun gotong royong warga 1978 tanpa bantuan dana pemerintah.

Sumber Data & Rujukan